Warga Sawang Pertanyakan Proyek Lapangan Sepakbola
By |
: | admin |
Posted On |
: | Selasa, 9 Februari 2010 09:59:56 |
View |
: | 283 Times |
Warga Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, mempertanyakan proyek penimbunan lapangan sepakbola di desa mereka. Warga menduga proyek tersebut tidak sesuai dengan yang direncanakan. Sebab, rekanan hanya membersihkan lahan, bukan menimbun. Sejumlah tokoh masyarakat Riseh Tunong yang mendatangi Biro Serambi Lhokseumawe, kemarin, mengatakan, proyek tersebut adalah proyek tahun anggaran 2009 pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Utara. Proyek itu dikerjakan Desember 2009 lalu.
“Dulu kami pernah diperlihatkan RAB-nya. Dalam RAB itu tercantum dana sebesar Rp 40 juta untuk penimbunan lapangan bola. Tapi, yang dikerjakan cuma land clearing yang cuma butuh dana 10 juta rupiah,” kata Imam Masjid, Jamaluddin Ahmad, didampingi aparatur gampong, Junaidi dan Syukri.
Menurut Junaidi, rekanan proyek itu setelah membersihkan lahan, langsung membuat tiang gawang. “Bagaimana lapangan itu mau digunakan kalau tanahnya masih berbatu dan belum ditimbun. Sekarang pun tiang gawangnya sudah dicabut oleh pemuda gampong karena kecewa,” ketus Junaidi. Pihaknya sudah beberapa kali mempertanyakan masalah itu kepada petugas di dinas terkait. Namun, mereka tak memperoleh kejelasan tentang proyek tersebut apakah penimbunan atau memang hanya pembersihan lahan. Kadispora Aceh Utara, Ishaq Alibasyah yang dikonfirmasi Serambi, kemarin, mengatakan, pihaknya akan segera mengecek permasalahan tersebut. “Saya akan cek dulu masalah itu, besok (hari ini-red) saya akan temui langsung masyarakatnya,ujar Ishaq.(saf) [SerambiNews]


By
Posted On
View
Send
Print
Write