Bantuan Bencana Alam Dijual ke Kios
By |
: | admin |
Posted On |
: | Selasa, 26 Januari 2010 12:09:07 |
View |
: | 338 Times |
Sejumlah bahan makanan bantuan berupa mie instant dan telur, yang berada di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Aceh Timur, terpaksa dijual kepada para pedagang eceran di Kota Langsa, Senin (25/1). Pihak dinas beralasan bahwa barang tersebut hanya dititipkan untuk sementara waktu karena sudah menumpuk di gudang penyimpanan dan dikhawatirkan akan kadaluwarsa, sehingga tidak bisa dimanfaatkan.
Amatan Serambi, Senin (25/1), puluhan dus mie instan dan telur ayam diangkut menggunakan mobil pikap Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Aceh Timur ke salah satu kios di Langsa. Barang-barang itu diperuntukan untuk bantuan korban bencana alam. Petugas yang ditemui saat melakukan bongkar barang mengatakan, bahan makanan tersebut hanya dititipkan sementara di kios dimaksud.
Bahkan, para petugas itu juga mengaku bahwa sebelumnya mereka juga telah berulang kali menjual barang bantuan bencana alam untuk Kabupaten Aceh Timur. Alasan mereka, karena bahan bantuan tersebut telah menumpuk di gudang penyimpanan dan terpaksa harus dijual. “Jika tidak dijual, maka bahan makanan bantuan itu akan kedaluwarsa,” kata seorang petugas.
Hanya dititipkan
Kepala Bidang Bantuan Jaminan Sosial Aceh Timur, Nirwan yang ditemui saat penjualan bantuan dimaksud itu mengatakan, sejumlah bahan makanan, seperti mie instant dan telur tersebut ditipkan di kios. “Masih ada lagi 600 kotak mie instant serta telur yang saat ini berada di gudang penyimpanan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Aceh Timur,” katanya.
Ia menambahkan, selama ini dan tahun-tahun sebelumnya di Aceh Timur tidak pernah mengalami bencana alam. Sedangkan bahan makanan yang ada di Dinas harus diperuntukan bagi korban yang mengalami musibah bencana alam. Apalagi mengingat bahan makanan bisa terjadinya kedaluwarsa, maka akhirnya terpaksa dijual.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, banyak bahan makan bantuan menumpuk di gudang penyimpanan. Karena kami takut kadaluwarsa, akhirnya kami jual saja bahan makanan bantuan ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, bantuan makanan tersebut juga kami jual agar tidak kadaluwarsa,” kata Nirwan.(c42) [SerambiNews]


By
Posted On
View
Send
Print
Write